Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

โ€‹๐Ÿ‘†๐Ÿผ๐Ÿ“– 

โœ’ Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, Msc ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰. 
Sesuai persangkaan hamba pada Allah. Artinya, jika seorang hamba bertaubat dengan taubatan nashuha (yang tulus), maka Allah akan menerima taubatnya. Jika dia yakin doโ€™anya akan dikabulkan, maka Allah akan mudah mengabulkan. Berbeda jika kondisinya sudah putus asa dan sudah berburuk sangka pada Allah sejak awal.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, Allah Taโ€™ala berfirman,
ุฃูŽู†ูŽุง ุนูู†ู’ุฏูŽ ุธูŽู†ูู‘ ุนูŽุจู’ุฏูู‰ ุจูู‰
โ€œAku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Kuโ€ (Muttafaqun โ€˜alaih). Hadits ini mengajarkan bagaimana seorang muslim harus huznuzhon pada Allah dan memiliki sikap rojaโ€˜ (harap) pada-Nya.
Mengenai makna hadits di atas, Al Qodhi โ€˜Iyadh berkata, 

โ€œSebagian ulama mengatakan bahwa maknanya adalah Allah akan memberi ampunan jika hamba meminta ampunan. Allah akan menerima taubat jika hamba bertaubat. Allah akan mengabulkan doโ€™a jika hamba meminta. Allah akan beri kecukupan jika hamba meminta kecukupan. Ulama lainnya berkata maknanya adalah berharap pada Allah (rojaโ€™) dan meminta ampunannyaโ€ 

(Syarh Muslim, 17: 2).
Inilah bentuk husnuzhon atau berprasangka baik pada Allah yang diajarkan pada seorang muslim. 
Jabir berkata bahwa ia pernah mendengar sabda Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam saat tiga hari sebelum wafatnya beliau,
ู„ุงูŽ ูŠูŽู…ููˆุชูŽู†ูŽู‘ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฅูู„ุงูŽู‘ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูŠูุญู’ุณูู†ู ุจูุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุธูŽู‘ู†ูŽู‘
โ€œJanganlah salah seorang di antara kalian mati melainkan ia harus berhusnu zhon pada Allahโ€ 

(HR. Muslim no. 2877).
Husnuzhon pada Allah, itulah yang diajarkan pada kita dalam doโ€™a. Ketika kita berdoโ€™a pada Allah kita harus yakin bahwa doโ€™a kita akan dikabulkan dengan tetap melakukan sebab terkabulnya doโ€™a dan menjauhi berbagai pantangan yang menghalangi terkabulnya doโ€™a.  Karena ingatlah bahwasanya doโ€™a itu begitu ampuh jika seseorang berhusnuzhon pada Allah.
Allah Taโ€™ala berfirman,
ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจูู‘ูƒูู…ู ุงุฏู’ุนููˆู†ููŠ ุฃูŽุณู’ุชูŽุฌูุจู’ ู„ูŽูƒูู…ู’
โ€œDan Tuhanmu berfirman: โ€œBerdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.โ€ 

(QS. Ghofir/ Al Muโ€™min: 60)
ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุณูŽุฃูŽู„ูŽูƒูŽ ุนูุจูŽุงุฏููŠ ุนูŽู†ูู‘ูŠ ููŽุฅูู†ูู‘ูŠ ู‚ูŽุฑููŠุจูŒ ุฃูุฌููŠุจู ุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉูŽ ุงู„ุฏูŽู‘ุงุนู ุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุนูŽุงู†ู ููŽู„ู’ูŠูŽุณู’ุชูŽุฌููŠุจููˆุง ู„ููŠ ูˆูŽู„ู’ูŠูุคู’ู…ูู†ููˆุง ุจููŠ ู„ูŽุนูŽู„ูŽู‘ู‡ูู…ู’ ูŠูŽุฑู’ุดูุฏููˆู†ูŽ
โ€œDan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.โ€ 

(QS. Al Baqarah: 186)
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุดูŽูŠู’ุกูŒ ุฃูŽูƒู’ุฑูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏูู‘ุนูŽุงุกู
โ€œTidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Taโ€™ala selain doโ€™a.โ€ 

(HR. Tirmidzi no. 3370, Ibnu Majah no. 3829, dan Ahmad 2: 362, hasan)
Jika seseorang berdoโ€™a dalam  keadaan yakin doโ€™anya akan terkabul, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ุงุฏู’ุนููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ู…ููˆู‚ูู†ููˆู†ูŽ ุจูุงู„ุฅูุฌูŽุงุจูŽุฉู ูˆูŽุงุนู’ู„ูŽู…ููˆุง ุฃูŽู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูŽุณู’ุชูŽุฌููŠุจู ุฏูุนูŽุงุกู‹ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽู„ู’ุจู ุบูŽุงููู„ู ู„ุงูŽู‡ู
โ€œBerdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.โ€ 

(HR. Tirmidzi no. 3479, hasan)
Jika doโ€™a tak kunjung terkabul, maka yakinlah bahwa ada yang terbaik di balik itu. Dari Abu Saโ€™id, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ู…ุง ู…ูู†ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ู ูŠูŽุฏู’ุนููˆ ุจูุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ูููŠู‡ูŽุง ุฅูุซู’ู…ูŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ู‚ูŽุทููŠุนูŽุฉู ุฑูŽุญูู…ู ุฅูู„ุงูŽู‘ ุฃูŽุนู’ุทูŽุงู‡ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุฅูุญู’ุฏูŽู‰ ุซูŽู„ุงูŽุซู ุฅูู…ูŽู‘ุง ุฃูŽู†ู’ ุชูุนูŽุฌูŽู‘ู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ุฏูŽุนู’ูˆูŽุชูู‡ู ูˆูŽุฅูู…ูŽู‘ุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฏูŽู‘ุฎูุฑูŽู‡ูŽุง ู„ูŽู‡ู ููู‰ ุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู ูˆูŽุฅูู…ูŽู‘ุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุตู’ุฑูููŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุณูู‘ูˆุกู ู…ูุซู’ู„ูŽู‡ูŽุง. ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฅูุฐุงู‹ ู†ููƒู’ุซูุฑู. ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑู
โ€œTidaklah seorang muslim memanjatkan doโ€™a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: (1) Allah akan segera mengabulkan doโ€™anya, (2) Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan (3) Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.โ€ Para sahabat lantas mengatakan, โ€œKalau begitu kami akan memperbanyak berdoโ€™a.โ€ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam lantas berkata, โ€œAllah nanti yang memperbanyak mengabulkan doโ€™a-doโ€™a kalian.โ€ 

(HR. Ahmad 3: 18, sanad jayyid).
Ibnu Rajab dalam Jaamiโ€™ul โ€˜Ulum wal Hikam berkata,
ูุงู„ุฅู„ุญุงุญู ุจุงู„ุฏุนุงุก ุจุงู„ู…ุบูุฑุฉ ู…ุน ุฑุฌุงุก ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู…ูˆุฌุจูŒ ู„ู„ู…ุบูุฑุฉ
โ€œTerus meminta dengan doโ€™a dan memohon ampunan Allah disertai rasa penuh harap pada-Nya, adalah jalan mudah mendapatkan maghfiroh (ampunan).โ€
Maka yakinlah terus pada janji Allah, husnuzhon-lah pada-Nya. Janganlah berprasangka kecuali yang baik pada Allah. Dan jangan putus asa dari rahmat Allah dan teruslah berdoโ€™a serta memohon pada-Nya.
Ya Allah, kabulkanlah dan perkenankanlah setiap doโ€™a kami.
๐ŸŒ rumaysho.com/2298-sesuai-persangkaan-hamba-pada-allah.html
๐Ÿ“๐Ÿ’ก Reposted by Group Kajian WA ISLAMADINA (08170071531 & 087782400868) 
SILAKAN BERGABUNG di Telegram Channel: @kajianIslamadina โ–ถ KLIK : https://goo.gl/qSyuEO

%d bloggers like this: