Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

🔑Ketahuilah bahwa لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ adalah kuncinya syurga,(1) Rasulullah shallallahu’alaihi bersabda:

*من كان آخر كلامه لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ دخل الجنة*

_”Siapa saja yang akhir ucapannya _*laa ilaha illallah* maka dia masuk syurga”_ (H.R Hakim)
Tentunya tidak hanya dengan ucapan belaka(2), melainkan dengan amal dan konsekwensi(3) sebagai syaratnya.
📝 *Syarat-syarat لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ:*

*1. Ilmu.*

Memahaminya dengan rinci, Rasulullah shallallahu’alaihi bersabda:

*من مات وهو يعلم أنه لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ دخل الجنة*

_”Siapa saja yang mati dalam keadaan mengetahui laa ilaha illallah maka akan masuk syurga”_ (H.R muslim) 
*2. Yakin.*

Menafikan keragu-raguan terhadap لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: 

*أشهد أن لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وأني رسول الله، لَا يلقىَ اللهَ بهما عبد غير شاك فيهما إلا دخل الجنة*

_”Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan aku rasulullah, tidaklah seorang hamba bertemu Allah dengan dua syahadat tanpa ada ragu terhadap syahadat tersebut, maka dia akan masuk syurga”_ (H.R Muslim) 
*3. Ikhlas.*

Menafikan kesyirikan, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

*أسعد الناس بشَفَاعتي منْ قال لآ إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ خالصا من قلبه*

_”Orang yang paling bahagia dengan syafaatku adalah orang yang mengucapkan لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ dengan ikhlas dari hatinya”_(H.R Bukhariy) 
*4. Jujur.*

Menafikan kedustaan, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: 

*ما من احد يشهد أن لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ وأن محمداً عبده و رسوله، صادقا من قلبه، الا حرمه الله على النار*

_”Tidaklah seseorang bersaksi bahwa sesungguhnya tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah hamba dan Utusannya, dengan jujur dari hatinya kecuali Allah haramkan baginya neraka”_(H.R Bukhariy & Muslim) 
*5. Cinta.*

Kecintaan penuh iman, Allah berfirman:

*والذين آمنوا أشد حباً لله*

_”Dan Orang-orang yang beriman adalah orang yang paling cinta kepada Allah”_(al-Baqarah:165)
*6. Ketundukan.*

Yaitu ketundukan dengan mengamalkan kewajiban syariat, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: 

*لا يؤمن أحدكم حتى يكون هواه تبعا لما جئت به* 

_Tidaklah seorang diantara kalian beriman hingga hawa nafsunya tunduk mengikuti apa yang aku bawa”_
*7. Menerima.*

Menerima tanpa penentangan, seperti kaum kafir quraisy:

*أجعل الآلهة إِلَٰهاً واحدا إن هذا لشيئ عجاب*

_”Apakah dia menjadikan tuhan-tuhan menjadi satu tuhan? Sungguh ini adalah sesuatu yang sangat aneh”_(shad:5) (4)
_*”Ketahuilah bahwa syarat-syarat tersebut bukan hanya untuk dihafal semata, namun hendaknya diamalkan dan dipraktekan”*_(5)
*_Allahu a’lam_*
In syaa Allah bersambung… *”Pembatal Keislaman”*
✒ Ust. Abu Aisyah Imron Rosyid, Lc. 

_________________________________

%d bloggers like this: