Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Ust. Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

“Semakin engkau meninggalkan keledzatan perkara-perkara yang haram, maka Allah akan menjadikanmu semakin menikmati perkara-perkara yang halal. Dan semakin engkau menikmati perkara-perkara yang haram maka semakin engkau akan kehilangan nikmat yang halal” (Ust Maududi Abdullah, Lc)

Semakin engkau mengumbar pandanganmu maka semakin pudarlah kecantikan dan keelokan istrimu di matamu, dan semakin engkau menjaga pandanganmu maka semakin cantik paras istrimu di matamu…

Diantara doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

‎اللّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Yaa Allah cukupkanlah diriku dengan perkara-perkara yang halal dari (membutuhkan) perkara-perkara yang haram, dan cukupkanlah diriku dengan karuniaMu dari selainMu”

Sungguh merupakan bentuk kufur nikmat tatkala Allah telah memberikan kenikmatan yang halal baginya lantas ia mencari-cari kenikmatan yang diharamkan oleh Allah.

Nb: lafazh latin do’a diatas :
“ALLAHUMMAK FINII BI HALAALIKA ‘AN HAROOMIKA, WA AGHNI-NII BI FADHLIKA ‘AMMAN SIWAAK”

Foot note :
Allah berfirman,”Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (An-Nuur 24:30)

%d bloggers like this: