Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

📝 Kholid Syamhudi Lc

☀ Hikmah Fajar
Ada shalat yang wajib diqadha’ setelah terlewat waktunya sejak hilangnya udzur, seperti shalat lima waktu, dan ada yang tidak diqadha’ apabila waktunya telah lewat, yaitu shalat jum’at, maka diganti dengan shalat dhuhur, dan ada yang tidak diqadha’ kecuali pada waktunya, yaitu shalat ied.

Shalat yang tertinggal wajib diqadha’ langsung secara berurutan, dan tidak wajib berurutan apabila dia lupa, tidak tahu, atau khawatir jika shalat yang sedang mepunyai waktu keluar dari waktunya, atau khawatir tertinggal shalat jum’at dan jamaah.

Barangsiapa yang telah memulai shalat fardhu, kamudian dia mengingat bahwa dirinya belum shalat sebelumnya, maka dia menyelesaikan shalat yang telah dimulainya kemudian mengqadha’ yang tertinggal, barangsiapa yang ketinggalan shalat asar, misalnya, lalu dia mendapatkan orang telah iqamah untuk shalat maghrib, maka dia shalat maghrib bersama imam kemudian barulah melakukan shalat asar.

Barangsiapa yang tertidur atau lupa dengan shalatnya, maka dia shalat ketika mengingatnya, berdasarkan sabda nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

مَنْ نَسِيَ صَلاَةً أَوْ نَامَ عَنْهَا فَكَفَّارَتُهَا أَنْ يُصَلِّيَهَا إِذَا ذَكَرَهَا

“Barangsiapa yang lupa shalat, atau ketiduran, maka kaffarahnya adalah ia harus melakuannya ketika ingat”. (Muttafaq alaih)([1]).

📍Lebih lengkap KLIK: http://klikuk.com/aXWpj

Semoga bermanfaat
Sebarkan
Jazaakumullah khairan

Klikuk.com
Titian ilmu penyejuk qalbu
Kandang Sapi Huffaadz KLIK: http://goo.gl/UR2ME1

@>– @>– @>– @>– @>– @>– @>–

%d bloggers like this: