Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Salam alaikum / Shalom
Umat kristiani dan yahudi memiliki ketidak sukaan kepada nabi Muhammad karena diajarkan oleh para pastor, pendeta dan rabbi mereka bahwa nabi Muhammad (SAW) adalah sosok keturunan nabi Ishmael (AS) yang dianggap sebagai sosok yang liar dan penggangu banyak orang.
Apakah ini sesuai dengan ajaran kitab-kitab samawi?

Tentu tidak! Allah / Hashem tidak akan pernah mengabarkan hal yang demikian pada kitab-kitab samawiah berkenaan dengan utusan utusan Tuhan seperti Abravam (AS) dan putra nya Ishmael (AS), yang merupakan leluhur dari nabi Muhammad (SAW).
Nabi Ishmael BERSAMA ayahnya nabi Avaraham dianugerahi ikatan abadi eternal/covenant בְרִ֥ית עֹולָ֖ם (verith olam) oleh Allah SEBELUM nabi Ishak lahir seperti di ceritakan dalam kitab Kejadian 17

Outline
Tuhan menyebut dirinya sebagai El Shaddai (Genesis 17:1-2)
God menegaskan ikatan abadi (Genesis 17:2-4)
Tuhan merubah nama Avram menjadi Avbaham (Genesis 17:5)
Sunat dilakukan sebagai tanda ikatan (Genesis 17:9-14)
Tuhan memberkati Ishmael (Genesis 17:20)
Tuhan menjamin Avraham bahwa Ishak juga akan dimasukkan dalam perjanjian BERSAMA Ishmael (Genesis 17:21-23)

Perhatikan bahwa Tuhan MENJANJIKAN AvrAham untuk juga memberikan kepada anak Sarah KELAK yakni nabi ikatan abadi בְרִ֥ית עֹולָ֖ם (verith olam) sebagai mana yang diberikan kepada Ishmael yang saat itu adalah putra TUNGGAL nabi Avraham.
baca ayat berikut dalam kitab Kejadian 17:21
וְאֶת בְּרִיתִי אָקִים אֶת יִצְחָק אֲשֶׁר תֵּלֵד לְךָ שָׂרָה לַמּוֹעֵד הַזֶּה בַּשָּׁנָה הָאַחֶרֶת
Together (with Ishmael) my covenant I will establish with Isaac, whom Sarah will bear to you at this time next year.

Disini kata ibrani yang digunakan adalah וְאֶת vĕʾet which should be translated as “DAN ” atau “BERSAMA”

Namun terjemahan kristen dan yahudi cenderung menginterpolasi kata וְאֶת vĕʾet menjadi “BUT” atau ” TETAPI” dalam bahasa Indonesia seolah olah bahwa hanya Ishak yang ikut dalam ikatan abadi בְרִ֥ית עֹולָ֖ם (verith olam) . Sangat tidak jujur

Avraham dan Ishmael disunat (Genesis 17:24-27)..
Berikutnya kita lihat bagaimana pelintiran terjemahan dalam bab 21 kitab kejadian dalam konteks ikatan abadi ini

Isaac lahir (Genesis 21:1-8)
Sarah melihat anak Hagar (nabi Ishmael) bermain (Genesis 21:9)
Sarah menjadi cemburu dan mengusir Hagar (Genesis 21:10)

וַתֹּאמֶר לְאַבְרָהָם גָּרֵשׁ הָאָמָה הַזֹּאת וְאֶת בְּנָהּ כִּי לֹא יִירַשׁ בֶּן הָאָמָה הַזֹּאת עִם בְּנִי עִם יִצְחָק

Dengan nada menghina Sarah berkata
And *Sarah berkata pada Avraham *לְאַבְרָהָ֔ם וַתֹּ֙אמֶר֙* , “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, agar hamba tidak mengambil (dalam bahasa ibrani: yāraš לֹ֤א יִירַשׁ֙*) bersama anak ku Ishak
Sebenarnya apa yang dikhawatirkan Sarah? ? …yakni ikatan abadi בְרִ֥ית עֹולָ֖ם (verith olam) tersebut

Abraham marah kepada Sarah (Genesis 21:11)

Tuhan menegaskan lagi bahwa juga akan diberkati (walau bukan putra pertama / first-born)(Genesis 21:12)
Tuhan menegaskan bahwa anak keturunan Ishmael akan menjadi bangsa yang besar (yang diberkati (Genesis 21:13) –> lihat Genesis 12-3 lagow gadol va bareka וַאֲבָ֣רֶכְךָ֔ לְגֹ֣וי גָּדֹ֔ולךשי
Abraham akhir nya terpaksa meminta Hagar dan Ishmael pergi (Genesis 21:14)
Hagar berjumpa dan dilindungi oleh Tuhan(Genesis 21:14-19)
Tuhan bersama Ishmael (Genesis 21:20-21)

Jadi disini masalahnya bukan apakah Ishmael akan diberikan ikatan abadi, , Ishmael sudah terlebih dahulu diberikan ikatan bersama Avraham sebagai putra pertama / the firstborn …, the one and only one son bagi Abraham pada saat Ishak belum lahir)

Pertanyaan nya adalah apakah the 2nd born yakni Ishak AKAN diikutsertakan dalam ikatan abadi tersebut, dan bukan *HANYA* untuk Ishmael saja.
Berikut silahkan anda lihat ceramah oleh Ustadz Menachem Ali yang juga seorang Rabbi (guru) ahli agama Yahudi tentang tokoh nabi Muhammad sebagai keturunan nabi Ishmael yang dinubuatkan dalam kitab agama yahudi dan perjanjian lama.

%d bloggers like this: