Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

** janganlah kita menjadi hamba Allah yang hanya sadar akan besarnya nikmat Allah tatkala Allah menghilangkan kenikmatan tersebut.

** janganlah kita baru merasakan nikmat sehat tatkala kita sakit,

** janganlah kita baru merasakan nikmatnya melihat tatkala mata kita sakit…dst

Baca yuks pagi ini :
     
                             – يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ.

 “Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, wahai Tuhan Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekalipun sekejap mata (tan-pa mendapat pertolongan dariMu).”[. HR. Al-Hakim, menurut pendapatnya, hadits tersebut adalah shahih, dan Imam Adz-Dzahabi me-nyetujuinya, lihat kitabnya 1/545, dan Shahih At-Targhib wat Tarhib 1/273.)

 Ditulis oleh
Ustadz Firanda Andirja, Lc, MA حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

%d bloggers like this: