Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Alangkah berat tanggung jawab suami. Tidak hanya sekedar memberikan nafkah. Lebih dari itu,  dia adalah seorang pemimpin dirumah tangganya. Dia bertanggung jawab atas keselamatan dan kebahagiaan anak dan istrinya. Keselamatan dan kebahagiaan di dunia itu penting. Namun keselamatan dan kebahagiaan di akherat itu jauh lebih penting. Dan sungguh, Allah akan minta pertanggung jawaban atas kepemimpinan suami atas keluarganya.

Tak jarang suami bekerja berangkat sebelum subuh pulang selepas isya.  Hampir sepanjang harinya habis untuk kantor dan pekerjaan. Semua dilakukan demi tuntutan dan amanah yang dibebankan kantor kepadanya. Keluarga adalah amanah, tugas kantorpun juga amanah. Lantas, Bagaimana cara untuk menunaikan keduanya ?

Apa prioritas dalam mendidik istri dan anak ? Apakah berdosa seorang suami yang membiarkan anak istrinya tidak berjilbab ?  Adakah batasan menuntut ilmu dunia untuk karir, bagaimana pula dengan ilmu agama ?  Jika suami minim ilmu agama, bagaimana caranya agar bisa menunaikan amanah atas keluarga  ?

Simak penjelasan dan jawaban Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى 

Klik http://salamdakwah.com/videos-detail/membina-rumah-tangga-lillah.html

# Suami dan rumah tangga islami#

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

%d bloggers like this: