Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Sekedar Renungan…

Sungguh aneh seseorang yg tatkala terkena musibah, dirampas hartanya… atau terusir dari kampungnya… atau hilangnya kenikmatan yg selama ini dibanggakannya…

Lalu masih belum juga instropeksi diri atas kesalahan masa silam…

Firman Allah

وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَن كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yg menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).”

Seakan-akan ayat ini tidak mencakup dirinya…

Seakan-akan justru musibah trsbt malah membuktikan imannya yg tinggi ?!!

Sungguh tatkala ia terkena musibah masih saja tersirat nuansa ujub dari dirinya,

Musibah hendaknya disambut dengan istighfar dan instropeksi diri, bukan dengan bangga dan keras kepala, masih terus bangga dgn sikapnya selama ini..

Yang hobi menjatuhkan saudara-saudaranya atau mencari-cari kesalahan saudaranya…atau memaksakan sesuatu yang bukan kesalahan sebagai suatu kesalahan, bahkan kebenaran yang ada pada suadaranya ditutup-tutupi dan digambarkan sebagai kesesatan ??

Hasad dimunculkannya dengan baju “nasehat”, dengki ditampakan dengan gaun “bernahi mungkar”

Jika ia tidak sadar dengan teguran Allah di dunia haruskah ia baru sadar jika baru ditegur di akhirat ???

(Nasehat buat penulis dan para pembaca)

 Ditulis oleh
Ustadz Firanda Andirja, Lc, MA حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

%d bloggers like this: