Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Monthly Archives: March 2014

• Untaian Nasehat.

Saudaraku  yang berbahagia,
Mari kita manfaatkan waktu luang kita sebelum datang waktu sibuk kita…

Ibnul Qayyim -Rahimahullah- berkata:
“Membuang-buang waktu lebih berat daripada kematian; karena membuang-buang waktu memutusmu dari Allah dan negeri akherat. Sedang kematian memutusmu dari dunia dan penduduknya. Dunia semuanya awal sampe akhir tidak akan setara dengan duka sesaat, bagaimana dengan duka sepanjang umur?”

Sumber: Fawaa’I’d al-Fawaa’I’d hlm 853

http://klikuk.com/?s=waktu+sehat  

. Ustadz Kholid Syamhudi.Lc

Semoga bermanfaat
Sebarkan
Jazaakumullah khairan

http://www.KlikUK.Com
Titian Ilmu Penyejuk Qalbu

Baca juga bab Waktu Ijabah untuk berdoa KLiK : http://klikuk.com/waktu-ijabah-doa-2/
           ┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Advertisements


Allah memberikan kiat untuk menjadi pemimpin..
Allah Ta’ala berfirman :

وجعلنا منهم أئمة يهدون بأمرنا لما صبروا وكانوا بأياتنا يوقنون

Dan Kami menjadikan di antara mereka pemimpin-pemimpin yang memberikan hidayah dengan perintah kami ketika mereka bersabar, dan mereka yakin dengan ayat ayat Kami.

Ia adalah kesabaran..
Sabar dalam menjalankan perintah Allah..
Sabar dalam meninggalkan larangan-Nya..
Dan sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan..

Ia adalah yakin dengan ayat-ayat Allah..
Yakin yang muncul dari ilmu yang kokoh..
Keyakinan yang menimbulkan ketundukan..
Dan memberikan ketegaran..
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata..
Dengan sabar dan yakin..
Akan diraih kepemimpinan dalam agama..

Inilah kepemimpinan yang didambakan oleh setiap pemburu surga..
Bukan kepemimpinan dunia yang menimbulkan penyesalan dan kehinaan di hari kiamat..
Ya Allah..
Beri kami sabar dan yakin..
Aamiin

 Ditulis oleh Ustadz Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Sebagian kita ada Чαπƍ senang dengan prilaku hutang, walaupun terkadang dia mampu.

Adapula Чαπƍ memang menjadikan hutang itu sebagai gaya hidupnya.

Padahal Чαπƍ demikian itu tidak baik, karena hutang termasuk prilaku buruk, Чαπƍ akan membuat orang berakhlak tidak baik.

Maksudnya dapat menimbulkan perilaku yang buruk bagi orang yang suka (hoby) berhutang, seperti suka berdusta dan ingkar janji.

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: “Sesungguhnya seseorang apabila berhutang, maka dia sering berkata lantas berdusta, dan berjanji lantas mengingkari.” (HR. Al-Bukhari).

Lebih dari itu, hutang akan menyebabkan kesedihan di malam hari, dan kehinaan di siang hari.

Rasulullah صلى الله عليه و سلم menolak untuk menshalatkan jenazah seseorang yang diketahui masih meninggalkan hutang dan tidak meninggalkan harta untuk membayarnya.

Dan dosa orang Чαπƍ memiliki hutang tidak terhapuskan walaupun dia mati syahid, dijelaskan

عن عبد الله بن عمرو بن العاص أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «يغفر للشهيد كل ذنب إلا الدَّين». رواه مسلم

Dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiallah ‘anhu, bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda:

يغفر للشهيد كل ذنب إلا الدَّين

“Akan diampuni seluruh dosa orang Чαπƍ mati syahid kecuali hutang”. (HR. Muslim).

Oleh karena itu, hindari hutang kalo tidak kepepet.

 Ditulis oleh Ustadz Fuadz Hamzah Baraba’, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈┈

Dari abu hurairah radliyallahu anhu ia berkata..
dikatakan kepada Rasulullah..
sesungguhnya fulanah suka sholat malam dan berpuasa di waktu siang..
namun lisannya suka menyakiti tetangga..
beliau bersabda: tidak ada kebaikan padanya..
ia di neraka..
dikatakan lagi.. sesungguhnya fulanah sholat lima waktu,  berpuasa ramadlan dan sedekahnya sedikit..
tetapi ia tidak menyakiti siapapun..
beliau bersabda: ia di surga..
HR Ahmad, Al Hakim dan dishahihkan oleh Adz Dzahabi..

subhanallah..
hanya karena menyakiti tetangga..
sholat malam dan puasanya tidak dianggap oleh Nabi..
lisan memang berbahaya ya akhi..
qurrah bin muawiyah berkata..
adalah orang terbaik dalam pandangan salaf..
yang paling selamat hati dan lisannya..

 Ditulis oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Saudara-saudariku yang berbahagia diatas hidayah islam dan sunnah….. dipagi yang sangat cerah ini saya akan membawakan dua buah hadits yang bersifat ancaman yang sangat keras bagi manusia yang suka membuka aib saudaranya…..
Semoga dua buah hadits yang mulia ini mendapat tempat dihati kita, sehingga diawal hari kita dan seterusnya اِنْ شَآءَ اللّهُ​ kita sibukkan lisan kita untuk sesuatu yang dapat memberikan manfaat untuk dunia dan akhirat kita….

Renungkanlah dan memohon kepada ALLAH agar dimudahkannya untuk mengamalkan lisan ini utk sesuatu yang bermanfaat…

BAHAYA GHIBAH:

1. Mendapat siksa atau adzab yang sangat pedih.
Dari Anas bin Malik bahwasanya Rasulullah bersabda, “Tatkala aku dinaikkan saat Isra’ Mi’raj, aku melewati sekelompok orang yang kuku-kuku mereka dari tembaga. Mereka mencakar wajah dan dada-dada mereka dengan kuku tersebut. Aku pun bertanya kepada malak Jibril tentang perihal mereka. Jibril menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang memakan daging manusia (ghibah) dan merusak kehormatan orang lain. (HR.Abu Dawud 4870 )

2. Dimasukkan radghatal Khabal (cairan/ perasan keringat ahli neraka) kedalam mulutnya/ ditenggelamkan) sampai keluar dari mulutnya apa2 yg pernah dia ucapkan kepada saudaranya yg tdk benar.
Hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:
Brgsiapa yg membicarakan sesuatu yang tidak ada pada diri seorang Mu’min,maka akan dimasukkan kedalam mulut mereka Radghatal Khabal (lubang yang penuh dengan darah dan nanah yang mengalir dari penghuni-penghuni neraka), sehingga dia dibersihkan (dari hukuman) dosa-dosa yang diucapkannya (keluar dari mulutnya apa yang pernah dia ucapakan)/sampai dia bertaubat dan MINTA HALAL  ” (terhadap apa yang pernah dia tuduhkan didunia ini). (HR. Abu Dawud 3594 )

Semoga bermanfaat untuk kita semua

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Dari ‘Ubadah bin Shamit Radhiallahu’anhu, dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam beliau bersabda: “Barangsiapa yang terjaga di malam hari, kemudian dia membaca:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujian. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Segala Puji bagi Allah, Maha Suci Allah, tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.
kemudian dia mengucapkan:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Ya Allah, ampunilah dosaku.
atau dia berdoa (dengan doa yang lain), maka akan dikabulkan doanya, jika dia berwudhu dan melaksanakan shalat maka akan diterima shalatnya.”

HR. al-Bukhari 1103, Abu Dawud 5060, at-Tirmidzi 3414 dan Ibnu Majah 3878, shahih.
Imam Ibnu Baththal Rahimahullah berkata, “Bagi orang sampai kepadanya hadits ini, sepantasnya dia berusaha mengamalkannya dan mengikhlaskan niatnya (ketika mengamalkannya) untuk Allah Ta’ala.” (dinukil oleh Imam Ibnu Hajar Rahimahullah dalam kitab Fathul Baari 3/41).

Keterangan:
Imam Ibnu Hajar Rahimahullah berkata, “Perbuatan yang disebutkan dalam hadits ini hanyalah (mampu dilakukan) oleh orang telah terbiasa, senang dan banyak berdzikir (kepada Allah), sehingga dzikir tersebut menjadi ucapan (kebiasaan) dirinya sewaktu tidur dan terjaga, maka Allah Ta’ala memuliakan orang yang demikian sifatnya dengan mengabulkan doanya dan menerima shalatnya.” (Kitab Fathul Baari 3/40).
Keutamaan mengucapkan dzikir ini juga berlaku bagi orang yang terjaga di malam hari kemudian dia mengucapkan dzikir ini (berulang-ulang) sampai dia tertidur.

 Pakaian Warna putih dan kaitannya dengan hati yang bersih …

Pakaian warna putih itu lebih bersih dan lebih bercahaya. Itulah sebabnya Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan memakai pakaian warna putih dibanding warna lainnya.

Dari Samurah bin Jundub radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْبَسُوا الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا أَطْهَرُ وَأَطْيَبُ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ

“Kenakanlah pakaian warna putih karena pakaian tersebut lebih bersih dan paling baik. Kafanilah pula orang yang mati di antara kalian dengan kain putih.” (HR. Tirmidzi no. 2810 dan Ibnu Majah no. 3567. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Pakaian warna putih akan mudah ketahuan jika kotor. Pakaian warna putih akan mudah terdeteksi jika terkena noda membandel.

Jika demikian keadaan pakaian, sama halnya dengan hati. Hati yang bersih tentu adalah hati yang terbaik. Hati yang bersih dari kesyirikan, tentu saja disebut hati yang selamat. Itu lebih disempurnakan lagi dengan menjauhi dosa-dosa.

Tanda hati yang bersih, ketika terkena dosa walau kecil, sudah merasa gelisah. Bagaimana keadaan hati kita, wahai saudaraku?

Renungan Rumaysho.Com di siang hari.

Baca sunnah pakaian warna putih di:
http://rumaysho.com/umum/sunnah-pakaian-warna-putih-6882

 Ditulis oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈