Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Tanya:
Bagaimana sikap kita ketika masuk masjid belum shalat sunah tahiyatul masjid, adzhan sudah berkumandang ?

Jawab:
Para Ulama berpendapat selayaknya tidak melaksanakan shalat sunnah ketika adzan, agar bisa mendapatkan 2 keutamaan yaitu menjawab adzan dan shalat sunnah setelah adzan.

Pengecualian dari hal ini adalah masuk masjid saat adzan shalat Jum’at dikumandangkan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa dalam hal ini dianjurkan untuk segera tahiyatul masjid dan tidak menunggu menjawab adzan, agar dia bisa konsentrasi mendengarkan khutbah. Karena mendengarkan khutbah hukumnya wajib, sementara menjawab adzan hukumnya sunah. Dan amal sunah tidak bisa menggeser amal wajib. (Majmu’ Fatawa Ibnu Utsaimin, no. 114).

Adapun perbuatan masuk ke masjid dan langsung duduk adalah menyelisihi tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sebagaimana terdapat dalam hadith berikut:
“Dari Abu Qatadah Al-Harits bin Rab’y Al-Anshary Radhiyallahu anhu, dia berkata, ‘Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : ‘Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah duduk sebelum shalat dua raka’at” (HR. Muslim, no.1688).

Kesimpulannya adalah ketika masuk masjid dan adzan sudah dimulai, berdirilah dan mendengarkan/menjawab adzan kemudian baru shalat dua raka’at. Jika waktu antara adzan dan iqomat sempit, maka kerjakanlah shalat sunnah rawatib dan shalat tahiyatul masjid sudah termasuk di dalamnya. Akan tetapi sebaliknya, shalat tahiyatul masjid tidak bisa mencukupi shalat rawatib. (Liqo’at Al Bab Al Maftuh, Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin, kaset no. 108).
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/shalat-ketika-adzan/

http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/3204-menggabungkan-niat-shalat-rawatib-dan-tahiyatul-masjid.html

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

%d bloggers like this: