Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

. PANDUAN SHALAT GERHANA RINGKAS (1)

TATA CARA SHALAT GERHANA sbb :

 Seseorang mengumandangkan ‘ASH SHALATUL JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah) dan tidak adzan maupun iqomah dalam shalat ini.

 Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi صلى الله عليه وسلم dan beliau صلى الله عليه وسلم juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.

 Takbiratul ihram
yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.

 Membaca do’a istiftah.
Kemudian
membaca surat Al FATIHAH
dan membaca SURAT YANG PANJANG
sambil di-jahr-kan
(dikeraskan suaranya, bukan lirih)

 Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.

 Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’

 Stlh i’tidal ini
TIDAK LANGSUNG SUJUD,
namun dilanjutkan dengan
membaca Al FATIHAH
dan SURAT YANG PANJANG.
Berdiri yang kedua ini
lebih singkat dari yang pertama

 Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua)
yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.

 Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).

 Kemudian sujud
yang panjangnya sebagaimana ruku’,
lalu duduk di antara dua sujud
kemudian sujud kembali

 Kemudian bangkit dari sujud
lalu mengerjakan raka’at kedua
sebagaimana raka’at pertama
hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya

 Salam.

 Setelah itu
imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah
yang berisi anjuran untuk
 berdzikir,
 berdo’a,
 beristighfar,
 sedekah, dan
 membebaskan budak

Shalat ini dianjurkan dilakukan secara berjama’ah. Stlh shalat
diadakan khutbah singkat.

Semoga bermanfaat.

%d bloggers like this: