Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Allah ta’ala memberi maghfiroh kepada orang yg tidak memendam kebencian maupun permusuhan terhadap saudara seiman..

Di hari senin dan kamis ada hikmah kenapa kita disyariatkan puasa didalamnya
Semoga hari ini kita mendapat ampunan tersebut..

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: تُعْرَضُ الْأَعْمَالُ فِي كُلِّ اثْنَيْنِ وَ خَمِيسٍ فَيَغْفِرُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي ذَلِكَ الْيَوْمِ لِكُلِّ امْرِئٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا امْرَأً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ: اتْرُكُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

Dari Abu Hurairah radhiAllahu’anhu bahwa Rasulullah bersabda,
“Amal-amal diangkat pada setiap hari Senin dan Kamis, maka pada hari itu Allah ‘azza wa jalla mengampuni setiap orang yang tidak menyekutukan Allah dengan suatu apa pun. Kecuali seorang yang antara ia dan saudaranya terdapat permusuhan, maka Dia berfirman, ‘Biarkan dua orang ini hingga keduanya baikan’.”

وَ فِي رِوَايَةٍ: تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا رَجُلًا كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

Dalam satu riwayat, “Dibuka pintu-pintu surga pada hari Senin dan Kamis, maka diampuni (dosa) setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan suatu apa pun, kecuali seorang yang antara ia dan saudaranya terdapat permusuhan, maka dikatakan, ‘Tundalah dua orang ini hingga keduanya baikan’.”

إِلاَّ أَنَّهُ قَالَ: إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُوْمُ الِاثْنَيْنِ وَ الْخَمِيسِ فَقِيْلَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ, إِنَّكَ تَصُوْمُ الِاثْنَيْنِ وَ الْخَمِيسِ؟ فَقَالَ: إِنَّ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَ الْخَمِيسِ يَغْفِرُ اللهَ فِيْهِمَا لِكُلِّ مُسْلِمٍ إِلاَّ مُهْتَجِرَيْنِ, يَقُوْلُ: دَعْهُمَا حَتَّى يَصْطَلِحَا
Abu Hurairah berkata, Nabi shalallahu’alaihiwasalam biasa puasa Senin Kamis, lalu dikatakan, “Ya Rasulullah, anda puasa Senin Kamis!” Beliau menjawab, “Sesungguhnya pada hari Senin dan Kamis Allah mengampuni (dosa) setiap muslim, kecuali dua orang yang saling menjauhi, Dia berfirman, ‘Biarkan keduanya hingga baikan’.”

Shahih, diriwayatkan Muslim (2565) dan Ibnu Majah (1740).

Wahai saudaraku..
Jika ada suatu hal yg masih mengnjal didunia maka segeralah berdamai dan ishlah,
Sapa dia,, dan ucapkan salam kepadanya, semoga hal tersebut menjadi kafarah(penghapus) kesalahan kita kepada Allah ta’ala.

http://www.abu-riyadl.blogspot.com

Semoga bermanfaat.

%d bloggers like this: