Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Kita sering mendapatkan ajakan yang menjelaskan keutamaan puasa rajab 2 hari = ibadah 2 thn, bahkan keutamaan orang yang mengingatkan orang lain tentang hal ini = ibadah 80 tahun, shahihkan perkataan tersebut, mari kita timbang dan kita bahas dengan ilmu bukan hanya sekedar mengikuti hawa nafsu dan semangat yg tinggi …

. DALIL YANG DIPAKAI

. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,
“Rajab adalah bulan yang mulia. Allah melipatgandakan kebaikan di dalamnya.
Barangsiapa puasa sehari di bulan Rajab,
sama seperti puasa setahun.
Barangsiapa puasa tujuh hari,
tujuh pintu neraka Jahanam dikunci darinya.
Barangsiapa puasa delapan hari,
delapan pintu surga dibuka untuknya.
Barangsiapa puasa sepuluh hari,
apa pun yang dimintanya kepada Allah pasti diberi.
Dan barangsiapa yang puasa lima belas hari,
seorang malaikat menyeru di langit;
Sungguh dosamu yang lalu telah diampuni,
maka mulailah lakukan amal baik.
Dan barangsiapa yang menambah,
Allah pun akan menambahnya.”

DERAJAT HADIST ; MAUDHU ( PALSU )

. Setelah menyebutkan hadits ini,
Al-Baihaqi mengutip perkataan Imam Ahmad,
“Saya juga punya hadits lain yang menyebutkan perhari keutamaan puasa Rajab,
tetapi ia adalah hadits maudhu’.
Saya tidak mengeluarkannya.”
Ketika memaparkan biografi Utsman bin Atha`bin Abi Muslim Al-Khurasani, Adz-Dzahabi menyebutkan hadits ini.
Dia berkomentar,
“Ini hadits batil dan sanadnya tidak jelas.”
[ Mizan Al-I’tidal/Jilid 3/Hlm 48/poin nomor 5540.]

. Al-Haitsami berkata,
“Diriwayatkan Ath-Thabarani dalam Al-Kabir,
an dalam sanadnya ada Abdul Ghafur.
Dia ditinggalkan haditsnya (matruk).”
[ Majma’ Az-Zawa`id (5132)].

Di dalam sanadnya
terdapat perawi bernama
Abdul Ghafur Abu Ash-Shabah Al-Wasithi,
di mana Imam Al-Bukhari mengatakan tentang Abdul Ghafar ini,
“Orang-orang meninggalkannya. Dia haditsnya mungkar.”
[At-Tarikh Al-Kabir/Jilid 6/Hlm 1137/poin nomor 1948].

%d bloggers like this: