Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Ust. Fuad Hamzah Baraba’ LC

Dari Abdurrahman bin Utsman (ia berkata): “Sesungguhnya seorg tabib (dokter) pernah bertanya kpd Nabi صلى الله عليه وسلم ttg kodok yg ia akan jadikan sebagai obat? mk Nabi صلى الله عليه وسلم tlh melarang tabib tsb membunuh kodok.”

HADITS SHAHIH dikeluarkan: Abu Dawud (no.3871 & 5269 & ini lafazhnya), Nasaa-i (7/210), Ahmad (3/453), Hakim (4/411) & Baihaqy (9/258), mereka semuanya mrwytk dari jln Ibnu Abi Dzi’b, dri Sa’id bin Khalid, dari Sa’id bin Musayyab, dri Abdurrahman bin Utsman (spt di atas).

Imam Hakim: “Hadits ini shahih isnadnya” & Imam Dzahabi tlh menyetujuinya.

FIQIH HADITS

Hadits mulia ini: hujjah yg sangat kuat ttg haramnya memakan daging kodok karena tiga sebab:

Pertama:
Karena Nabi صلى الله عليه وسلم tlh melarang membunuhnya, baik u/ dimakan atau dimanfaatkan atau u/ disia2kan.

Kedua:
Larangan memakannya. Karena tidak ada faedahnya kalau yg dimaksud oleh hadits di atas hanya terbatas pd larangan membunuhnya, tetapi halal memakannya!? Cara yg seperti ini merupakan kejumudan & lebih zhahir dari kaum zhahiriyyah, tanpa mau melihat & memahami lafazh & siyaaq (susunan) hadits. Di dlm hadits di atas seorg tabib (dokter) meminta izin kpd Nabi صلى الله عليه وسلم u/ menjadikan kodok sebagai obat. Tentunya yg dimaksud oleh si dokter ialah dg cara memakannya atau memberi makan kpd si pasien yg dia yakini bahwa daging kodok itu sebagai obat. Inilah yg cepat kita tangkap dg mudah dari permintaan izin dokter tsb kpd Nabi صلى الله عليه وسلم. Apakah saudara akan memahami, bahwa maksud dokter tsb meminta izin u/ menjadikan kodok sebagai obat, ialah dg cara daging kodok itu dioles2kan ketubuh si pasien bukan dg cara memakannya?

Ketiga:
Para Ulama tlh membuat satu kaidah & tlh menjadikannya sebagai salah satu sebab ttg haramnya sesuatu binatang yaitu:

Setiap binatang yg kita diperintah u/ membunuhnya atau dilarang membunuhnya hukumnya adalah haram dimakan.

Ref: buku al-masail ust. Abdul hakim Abdat

%d bloggers like this: