Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

. Ibnul jauzy berkata:

. “Saya melihat banyak sekali manusia yang mempergunakan waktu untuk hal-hal yang sangat tidak berguna.
Malam yang begitu panjang mereka gunakan untuk membicarakan hal-hal yang sangat tidak berguna
atau membaca tulisan-tulisan yang tidak ada nilainya.
Siang nan panjang justru digunakan untuk tidur. Kalaupun beraktifitas,
di siang hari mereka hanya berjalan-jalan atau hanya berkeliling pasar.

. Saya memandang mereka seperti orang-orang yang sedang berbincang-bincang di atas perahu,
sedangkan perahu yang mereka tumpangi menyeret mereka entah ke mana,
namun hal itu tidak disadari.

. Jarang sekali orang yang saya lihat paham akan makna kehidupan ini
dan mempersiapkan bekal untuk menjalani perjalanan abadi.
Keadaan manusia sungguh berbeda-beda.
Perbedaan terjadi
akibat perbedaan taraf ilmu dan wawasan yang mereka miliki.

. Di antara manusia,
orang-orang yang memiliki kesadaran akan makna hidup
selalu mencari tahu dan memperbanyak bekal untuk perjalanannya yang abadi,
hingga mereka memperoleh keuntungan yang berlipat ganda.
Adapun yang lalai,
mereka membawa bekal sekedarnya,
atau mungkin keluar dari negerinya tanpa satu tempat bekal apapun.
Alangkah banyaknya orang-orang yang berjalan dan telah melalui jalan yang panjang,
namun tetap tidak beroleh bekal apa-apa.

. Oleh sebab itu,
pergunakanlah setiap detik umur anda
dan bersegeralah sebelum kesempatan itu lenyap.

. Carilah ilmu,
carilah hikmah,
berlombalah dengan waktu,
lawanlah nafsu
dan carilah bekal sebanyak-banyaknya.
Tatkala semuanya telah terlambat,
tak akan berguna lagi penyesalan bagi anda.”

[Terjemah “Shoidul Khotir” karya Ibnul Jauzy].

%d bloggers like this: