Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Apakah seseorang ditolelir karena kebodohannya?

Misalnya seseorang berziarah ke kuburan para wali untuk minta barokah dg perantara mereka,dan dia tdk tahu bahwa perbuatan itu termasuk syirik besar,

Jawaban:
seseorang tidak ditolelir karena kebodohannya dalam masalah Aqidah yg berkaitan dg Tauhid dan Syirik jika dia hidup diantara kaum muslimin,mendengarkan Al-Qur’an dan hadits,serta bisa bertanya ke sekitarnya.jadi ketika itu dia tidak ditolelir dengan ketidaktahuannya saat berdo’a kepada kuburan dan meminta tolong kpd org yg sdh mati.
Seharusnya dia belajar dan tidak bermudah-mudahan dalam masalah ini.dalil masalah ini adalah Nabi shallallahu alaihi wa sallam meminta ampun untuk ibunya yg mati pd zaman jahiliyah akan tetapi tidak diizinkan utk itu. Bahkan beliau bersabda ketika seseorang bertanya tentang ayahnya : “sesungguhnya ayahku dan ayahmu di neraka”…sekelompok ulama’ mengomentari hal ini:itu dikarenakan karena keduanya meninggal dan mengetahui tentang syariat nabi Ibrahim yg melarang dari syirik (tp keduanya melakukan syirik.pent)….jika ayah dan ibu Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam saja tidak ditolelir padahal mereka hidup di zaman jahiliyyah maka org yg hidup diantara kaum muslimin,disekitarnya ada ulama’,mendengar Qur’an dan hadits dia lebih utama untuk tidak ditolelir. Fatawa Nur Ala Ad-Darb oleh syaikh Ibnu Baz juz.1 hal.256

%d bloggers like this: