Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Pertanyaan: Kapankah wajibnya sholat di pesawat? Bagaimana tata cara sholat wajib (fadhu) padanya? Dan bagaimana cara melakukan sholat sunnah padanya?

Jawab: Sholat di pesawat wajib dilakukan bila telah masuk waktunya. Tetapi jika kesulitan melakukan sholat di pesawat sebagaimana sholat di bumi, maka ia tidak usah melakukan sholat fardhu kecuali jika pesawat telah mendarat, dan waktu sholat masih mencukupi atau jika waktu sholat berikutnya masih bias ditemui untuk melakukan jama’, misal; jika anda tinggal landas dari Jeddah sebelum matahari terbenam, lalu saat di udara matahari telah terbenam, maka anda tidak usah sholat Maghrib sampai pesawat mendarat di bandara dan anda turun padanya. Jika anda khawatir waktunya habis, maka niatkanlah untuk melakukan jama’takhir lalu melakukan jama’ setelah turun. Jika anda khawatir waktu Isya akan habis sebelum mendarat, sedang waktu Isya yakni sampai pertengahan malam, maka hendaklah ia sholat Maghrib dan Isya di pesawat sebelum waktunya habis.

Tata cara sholat di pesawat yaitu hendaknya orang itu berdiri menghadap kiblat lalu bertakbir, membaca Al-Fatihah dan sebelumnya membaca do’a Istiftah, sedang sesudahnya membaca surat Al-Qur’an, lalu ruku’, lalu bangkit dari ruku’, lalu bersujud. Bila tidak dapat sujud cukup dengan duduk seraya menundukkan kepala sebagai pengganti sujud. Begitulah yang harus ia perbuat sampai akhir dan kesemuanya menghadap kiblat.

Untuk sholat sunnah dalam pesawat, maka ia sholat dengan duduk di atas kursinya dan menganggukkan kepala dalam ruku’ dan sujud dengan anggukan sujudnya lebih rendah. Allah-lah yang memberi petunjuk. Wallahu ta’ala bishowab

Dinukil dari: Majmu’ Fatawa Arkanil Islam, soal no: 311
Ditulis di Juanda AirPort. Semoga manfa’at buat yg safar dg *fly*

%d bloggers like this: