Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Sesungguhnya orang yg riyaa’ terus dalam penderitaan…
(1) Ia menderita sebelum beramal, hatinya gelisah mencari2 pujian orang lain, gelisah mencari-cari kesempatan kapan bisa dipuji
(2) Ia juga menderita tatkala sedang beramal…, karena ia harus bisa beramal dengan sebaik2nya dan seindah2nya karena ia ingin dipuji. Jika ia meraskan amalannya/sholatnya/ceramahnya kurang baik maka ia menderita karena ia sadar bahwa pujian yg ia harapkan tidak akan terwujidkan
(3) Ia juga menderita setelah beramal, karena hatinya gelisah menanti-nanti kapan pujian dan sanjungan tersebut itu datang…!!
(4) Jika ia telah dipuji…terkadang iapun masih menderita dengan kekecewaan, karena pujian yang ia raih tdk seperti yg ia harapkan… Tidak sebanding pengorbanan dan persiapan amalan yg telah ia lakukan
(5) Kalaulah ia dipuji dengan pujian yg ia harapkan maka ia hanya bahagia sementara, setelah itu hatinyapun akan gelisah lagi menanti-nanti kapan datang pujian berikutnya
(6) Dan yang paling mengenaskan…penderitaannya di akhirat kelak…, ia dipermalukan oleh Allah di hapan khalayak. Allah membeberkan kedustaannya/riyaa’nya…selama ini orang2 terdekatnya menyangkanya sholeh/ikhlas ternyata…
Allah juga menghinakannya dengan memerintahkannya utk merncari ganjaran dari orang2 yg dahulu ia harapkan pujian mereka…
Dan bisa jadi akhirnya Allah memasukan ke dalam neraka… Wal’iyaadzu billah.

%d bloggers like this: