Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

. Sifat halim adalah sifat yang dicintai oleh Allah, Nabi  صلى الله عليه وسلم bersabda kepada Al Asyaj Abdul Qais رضي الله عنه :

إِنَّ فِيكَ خَصْلَتَيْنِ يُحِبُّهُمَا اللَّهُ الْحِلْمُ وَالْأَنَاةُ

“Sesungguhnya pada dirimu ada dua perangai yang dicintai oleh Allah yaitu Al Hilmu dan Al Anah.”
(HR. Muslim)

. Syaikh Shalih bin Ghanim As Sadlan berkata menjelaskan hakikat sifat halim :

“Definisinya adalah menahan diri ketika emosi meledak,
dan sesuatu yang dapat mendorong kita untuk menahan diri, adalah
. sifat kasih sayang kepada orang yang bodoh,
. dada yang lapang,
. menjauhi caci maki, dan
. cita-cita yang tinggi.
Maka orang yang mempunyai akal pikiran yang lurus dan kepribadian yang dewasa
selayaknya mengimbangi ledakan emosi dengan sifat halim dan sabar
sehingga ia akan bahagia mendapatkan akibat yang baik.

Dan sikap manusia berbeda-beda
dalam menghadapi peristiwa yang memancing emosi,
. di antara mereka ada yang mudah emosi dan tergesa-gesa, dan
. di antara mereka ada yang tenang tidak terpancing keadaan yang amat panas sekalipun.
. Yang pertama
adalah orang yang bodoh, dan
. yang kedua adalah orang yang terjaga dengan kebeningan pikiran dan keperibadian yang kuat,
dan itu tidak akan bisa diraih, kecuali
~ apabila kedewasaan akal dapat meredam emosi yang liar.

(*)<3(*)
Inilah nasihat-nasihat yang disampaikan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم kepada umatnya
agar meniti tujuan yang mulia,
bahkan fenomena ringannya akal dan
sikap tergesa-gesa
adalah fenomena yang menyimpang dari bimbingan Alquran..”

[Arba’un haditsan, Hal 12]

%d bloggers like this: