Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Maqam Ibrahim bukan kuburan Nabi Ibrahim as sebagaimana banyak org berpendapat.

Maqam berarti tempat pijakan, Maqam Ibrahim adalah batu yg dipergunakan Nabi Ibrahim as untuk berpijak ketika membangun Ka’bah.

Di batu ini ada bekas telapak kaki Nabi Ibrahim as karena ketika menginjaknya ia menjadi empuk sehingga kedua kaki beliau masuk sedalam 10 cm dan anehnya, batu ini dapat naik keatas dan turun sendiri sesuai keperluan Nabi Ibrahim as ketika membangun tembok Ka’bah. (Al-Jami’ al-Lathif, halaman 20; Syifa’ al-Gharam, 1/202; Mutsir al-Gharam, halaman 173)

Batu pijakan ini layaknya seperti tangga elevator yg bisa naik dan turun.

Batu Maqam Ibrahim dipelihara Allah, sekarang ini sudah ditutup dgn perak. Sedangkan bekas kedua tapak kaki Nabi Ibrahim panjangnya 27 cm, lintangnya 14 cm dan dalamnya 10 cm masih nampak dan jelas dilihat.

Atas perintah Khalifah Al-Mahdi Al-Abbasi di sekeliling batu Makam Ibrahim itu telah diikat dgn perak dan dibuat kandang besi berbentuk sangkar burung.

Kemudian, dijelaskan juga, batu yg menjadi hamparan bagi dipijak oleh Nabi Ibrahim itu asalnya dari Surga. Nabi Muhammad bersabda Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim ialah batu-batuan dari surga.

Dan dalam riwayat dari Imam al-Baihaqi, disebutkan : “Seandainya bukan kerana dosa dan kesalahan anak cucu Adam, maka keduanya (batuan itu) mampu menerangi Timur dan Barat”. (Al-Ihsan fi Taqrib Sahih ibn Hibban (3710); al-Sunan al-Kubra li al-Baihaqi, 5/75, Hadis Sahih).

Utk jamaah Umrah/Haji Setelah Thawaf Langsung Menuju Maqam Ibrahim Sambil Membaca:

وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيْمَ مُصَلًّى

WATTAKHIDZUU MIN MAQOOMI IBROOHIIMA MUSHOLLA

“Dan jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat sholat”.

Lalu sholat 2 raka’at di sekitar Maqom Ibrohim : Rakaat ke-1 membaca Al Kafirun lalu Rakaat ke-2 Al Ikhlas.

%d bloggers like this: