Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Landasan Ahlus Sunnah dalam beragama adalah wahyu Al-qur’an dan As-Sunnah, sedangkan..
Landasan Ahlul Bid’ah adalah Akal, Perasaan, Bisikan jiwa (ilham).

Ahlus Sunnah mengenal Allah dengan dalil syar’i (wahyu) kemudian setelah itu dengan dalil kauni (alam), sehingga apabila terjadi pertentangan antara wahyu dan akal, maka wahyu yang mereka dahulukan,
sedangkan..

Ahlul bid’ah mengenal Allah dengan dalil kauni kemudian setelah itu dengan dalil syar’i,
Sehingga apabila terjadi pertentangan antara wahyu dan akal maka akal yang mereka dahulukan,

Padahal seharusnya jika akal itu sehat.. tidak akan mungkin terjadi pertentangan dengan wahyu,
Mengapa demikian ?..
Karena Allah yang menciptakan akal, kemudian Allah menurunkan syariat untuk bisa dipahami dengan akal tesebut..
tidaklah mungkin Allah jadikan bertentangan antara wahyu dengan akal.

Maka apabila ada pertentangan antara akal dengan wahyu tuduhlah akal tersebut yang tidak sehat, karena akal bukanlah sumber dalam memahami agama, tetapi akal hanya sebagai alat untuk memahami, sedang sumbernya adalah Al-qur’an dan As-sunnah.

(*) Kesimpulan;
Jika ingin selamat dari berbagai penyimpangan maka sebagai landasan beragama tetapkanlah Al-qur’an dan As-sunnah kemudian jadikanlah jalan Rasulullah. Shallallahu ‘alihi wasallam dan (pemahaman) para shahabatnya dalam memahami keduanya.
Karena akal para shahabat tidak didapati pertentangan dengan wahyu yang Allah turunkan, bahkan wajib beragama seperti beragamanya para shahabat karena mereka adalah sebaik-baik manusia yang Allah ridho kepada mereka (Lihat At-taubah ayat 100).

%d bloggers like this: