Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Dari Ibnu ‘Abbas رضي الله عنه , Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى إِذَا حَرَّمَ شَيْئًا حَرَّمَ ثَمَنَهُ

“Sesungguhnya jika Allah Ta’ala mengharamkan sesuatu, maka Allah mengharamkan upah (hasil jual belinya)”
(HR. Ad Daruquthni 3: 7 dan Ibnu Hibban 11: 312. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

❤ Dalam lafazh musnad Imam Ahmad disebutkan,

وَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِذَا حَرَّمَ أَكْلَ شَيْءٍ ، حَرَّمَ ثَمَنَهُ

“Sesungguhnya jika Allah ‘azza wa jalla mengharamkan memakan sesuatu, maka Dia pun melarang upah (hasil penjualannya)”
(HR. Ahmad 1: 293. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

. Oleh karenanya segala makanan atau minuman yang diharamkan,
maka diharamkan pula jual belinya
semisal jual beli
~ hewan buas yang bertaring,
~ darah,
~ anjing,
~ burung yang bercakar,
~ hewan jalalah (yang mengkonsumsi najis),
~ tikus,
~ ular,
~ semut dan
~ katak.

(*) Baca selengkapnya:

http://rumaysho.com/hukum-islam/muamalah/3727-barang-yang-haram-diperdagangkan.html

Riyadh, KSA, 18 Rabi'uts Tsani 1433 H

%d bloggers like this: