Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

By : Ust. Abu Riyadl Nurcholis Majid Ahmad

Mengajari anak untuk memakai pakaian sesuai jenisnya sehingga pakaian wanita tidak sama dengan pakaian lelaki,atau sebaliknya, merupakan fitroh yg harus tetap dijaga.

Dan juga mengajari mereka untuk men-jauhi pakaian yg lg ngteren-nya kaum fasiq atau kafirin. Atau pakaian ciri khas mereka. Dan mengajari mereka agar tidak isbal..

Dalam hadits shahih disebutkan:
(( لَعَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّهِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَالْمُتَشبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ وَلَعَنَ الْمُخَنَّثِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ ))
“Nabi Muhammad Shallallaahu Alaihi wa Salam melaknat kaum lelaki yang memakai pakaian seperti kaum wanita dan kaum wanita yang memakai pakaian seperti kaum lelaki, serta melaknat kaum waria baik laki-laki maupun perempuan.” (HR. Al-Bukhari)
Dalam hadits lain disebutkan:

(( مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ ))
“Barangsiapa menyerupai suatu kaum berarti ia terma-suk di dalam kaum tersebut.” (HR. Abu Daud).

Mari kita perhatikan dg baik hadits diatas..

Memperhatikan cara berpakaian anak merupakan salah satu awal kebaikan dunia akhirotnya. Krn perilaku seseorang bisa juga terpengaruh dari apa yang mereka pakai.
Semoga Allah Ta’ala memudahkan kita untuk menjaga amanah yg berupa ANAK..
آميـن اللّـهُمَّ آميـــــن

%d bloggers like this: