Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Menjadi pemimpin anak isteri di dalam rumah tangga.

Mengajarkan ilmu fardhu ‘ain (wajib) kepada anak isteri yaitu ilmu tauhid, fiqih dan tasawuf.
Ilmu tauhid diajarkan supaya aqidahnya sesuai dengan aqidah Ahli Sunnah wal Jamaah.
Ilmu fiqih diajarkan supaya segala ibadahnya sesuai dengan kehendak agama.
Ilmu tasawuf diajarkan supaya mereka ikhlas dalam beramal dan dapat menjaga segala amalannya daripada dirusakkan oleh rasa riya’ (pamer), bangga, menunjuk-nunjuk orang lain dan lain-lain.

Memberi makan, minum, pakaian dan tempat tinggal dari uang dan usaha yang halal.
Ada ulama berkata:
‘Sekali memberi pakaian anak isteri yang menyukakan hati mereka dan halal maka suami mendapat pahala selama 70 tahun.”
Tidak menzalimi anak isteri yaitu dengan:

Memberikan pendidikan agama yang sempurna.

Memberikan nafkah lahir dan batin secukupnya.

Memberi nasihat serta menegur dan memberi panduan/ petunjuk jika melakukan maksiat atau kesalahan.

Apabila memukul jangan sampai melukakan (melampaui batas).

Memberi nasihat jika isteri gemar bergunjing/bergosip, mengomel serta melakukan sesuatu yang bertentangan dengan perintah agama.

Melayani isteri dengan sebaik-baik pergaulan.

Berbicara dengan isteri dengan lemah-lembut.

Memaafkan keterlanjurannya tetapi sangat memperhatikan kesesuaian tingkah lakunya dengan syariat.

Kurangkan perdebatan.

Memelihara harga diri / kehormatan mereka.
Selesai. Ditulis saat jelang sunnah maljum baca Qs. Al- Kahfi.
Semoga bermanfa’at buat ikhwan untuk menjadi suami saleh.

%d bloggers like this: