Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

– DALAM BIMBINGAN ISLAM –
(Abu Faiz Muhamad Husain ̸̨ ̸̨)

Menyambung kekerabatan dan menyerukan untuk menyambung kekerabatan merupakan amal shalih yg agung. Dalam silaturahim terkandung keselamatan hati, karena dengannya manusia MENYAMBUNG dan MENYERUKAN UNTUK MENYAMBUNG kekerabatan.

Amru bin Dinar berkata, “Tidak ada langkah kaki (setelah menjalankan yg wajib), yg lebih besar pahalanya daripada langkah kaki mendatangi kerabat.”

Jika anda berbuat baik kpd kerabat, maka anda telah berbuat baik kepada diri anda sendiri. Berbuat bakhil kpd mereka, berarti berbuat bakhil terhadap diri anda sendiri. Kerabat adalah sosok yg harus dijaga, diperhatikan dan dilindungi.

“Orang-orang yg mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak thdp sesamanya (drpd yg bkn kerabat) didlm kitab ALLAH. Sesungguhnya ALLAH Maha mengetahui segala sesuatu.” (Al-Anfal:75)

“Ar Rahim (kerabat) bergantung di Arsy, ia berkata, ‘Siapa yg menyambung hubungan dgku, maka aku akan menyambung hubungan dengannya. Dan siapa yg memutuskan hubungan denganku maka aku akan memutuskan hubungan dengannya.'”
[Muttafaq ‘alaih]

Silaturahmi merupakan bentuk kedermawanan ALLAH, karena dengan silaturahmi ada keberkahan umur dan bertambahnya rizki.

“Barangsiapa senang untuk dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menyambung hubungan dengan kerabatnya.”
[Muttafaq ‘alaih]

BARANGSIAPA YANG DISAMBUNGKAN HUBUNGAN DGN AR-RAHIM MAKA KEBAIKAN AKAN DATANG KPDNYA DAN TAK ADA SEORANGPUN YANG DPT MEMUTUSKANNYA.

SEBALIKNYA,,,

BARANGSIAPA YANG DIPUTUSKAN HUBUNGAN OLEH AL-JABBAR (YG MAHA MEMAKSA), MAKA TDK ADA MANUSIA YG DAPAT MENYAMBUNGNYA, DAN ITULAH KESEDIHAN YANG MENDALAM

%d bloggers like this: