Skip to content

EoiN

Growing Spiritually in Grace and Peace

Syaikhul Islam Muhammad bin Sulaiman at-Tamimi رحمه الله menyebutkan 10 (sepuluh) pembatal ke-Islaman yg sangat berbahaya dan banyak menimpa manusia :

. 1. Syirik di dalam beribadah kepada Allah
QS. An-Nisaa’ ; 48 dan 116 dan Al-Maa-idah : 72

. 2. Barangsiapa mengambil perantara antara dirinya dengan Allah, yaitu
(*) dengan berdoa kepadanya,
(*) meminta syafaat, dan
(*) bertawakal kepada mereka,
maka dia telah kafir menurut ijma’ (kesepakatan ulama)
QS. Al-Israa’:56-57

. 3. Barangsiapa tidak mengkafirkan kaum musyrikin ,
(*) ragu thd kekafirannya,
(*) atau bahkan membenarkannya,
maka dia telah kafir
QS. Ali ‘Imraan 19 dan 85, Al-Bayyinah:6

. 4. Barangsiapa berkeyakinan bhw
(*) petunjuk selain Nabi صلى الله عليه وسلم, atau
(*) hukum selain Nabi صلى الله عليه وسلم
lebih baik daripada hukum Nabi صلى الله عليه وسلم ,
seperti
(*) orang yang lebih mengutamakan hukum thaghut daripada hukum Nabi صلى الله عليه وسلم ,
maka dia telah kafir
QS. Al-Maa-idah:50, 44, 45, 47

. 5. Barangsiapa membenci
(*) sesuatu yang merupakan ajaran Rasulullah صلى الله عليه وسلم ,
meskipun dia mengamalkannya,
maka dia telah kafir
QS.Muhammad 8-9, 25-28

. 6. Barangsiapa mengolok-olok
(*) sesuatu yang merupakan bagian dari agama Rasulillah صلى الله عليه وسلم ,
(*) pahala (dari pengamalan agama-pen), atau
(*) siksa (krn meninggalkan kewajiban agama-pen),
maka dia telah kafir
QS. At-Taubah :64-65)

. 7. Sihir, diantaranya As-Shorf dan al-‘Athof (sejenis pelet utk menjadi cinta atau benci)
QS. Al-Baqarah :102

. 8. Membantu dan menolong musuh demi kemenangan kaum musyrikin atas kaum muslimin.
QS Al-Maidah ; 51

. 9. Barangsiapa berkeyakinan bhw
(*) sebagian org bebas tidak terikat dengan syariat Nabi صلى الله عليه وسلم ,
sebagaimana Khidir yang tidak terikat dengan syari’at Nabi Musa ‘alaihis sallam, maka dia telah kafir
QS.Al-A’raaf:158, Saba’:28, Al-Anbiyaa’:107, Ali ‘Imran 83 dan hadits
~ Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda : “Demi Allah, jika seandainya Musa ‘alaihis sallam hidup ditengah-tengah kalian, niscaya tidak ada keleluasaan baginya kecuali ia wajib mengikuti syari’atku”.
Dihasankan oleh syaikh al-Albani dalam al-Irwaa (VI/34 no. 1589) dan ia menyebutkan delapan jalan dari hadits tsb. Dan jalan ini telah disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya pada ayat 81 dan 82 dari surat ali ‘Imran

. 10. Berpaling dari agama Allah, yaitu
(*) tidak mau mempelajarinya dan
(*) tidak mengamalkannya.
QS. As-Sajdah : 22, Al-Ahqaaf:3, Thaaha:124

Maraji :
“Sucikan Iman Anda dari Noda Syirik dan Penyimpangan” ~ Abu ‘Isa Abdullah bin Salam ~ dlm Syarah Kitab “Al-Qaul Al-Mufid fii Adilati At-Tauhid” ~Syaikhul Islam Muhammad bin Sulaiman at-Tamimi rahimahullah , dan “Syarah Rukun Islam Bab Syahadat” ~ Yazid bin Abdul Qadir Jawas

%d bloggers like this: